sudah dua kali ini, belakangan ini, mendekati pernikahanku. seharian gelisah, gundah tanpa arah tanpa alasa. bahkan meski dengan banyaknya pasien pun tidak mengurangi gelisahku. kemudian pulang ke kos dan menangis sejadi-jadinya sperti orang gila. ada rindu yg trtahan ada rasa takut yg disembunyikan.
tebak sudah ratusan artikel ttg pernikah aku baca, obrolan dg rekan kerja yg sudah menikah dan mmliki mmonganpun tak jauh dr kehidupan rumah tangga. setidaknya menjadi bekal dan persiapanku nnti, punya gambaran lah bagaimana menikah itu. tapi itu juga tak memuaskan dan menyelesaikan tangisku. sepertinya aku rindu...
rindu nasehat mamaku...
semenjak lamaran bulan lalu, komunikasiku dg mama mnjdi jarang, dia sudah sangat "menitipkanku" dengan mas iyal.
tapi aku rindu maa 😢😩😩
0 komentar:
Post a Comment