Sunday, 10 March 2013

ini tentang BEM

rasanya udah nggak ada cinta lagi. nggak seperti yang dulu masa masa yang meneyenangkan. memang gak akan ada yang pernah tau tentang masa deoan kecuali Dia. karena udah nggak ada cinta lagi jadi sekarang rasanya sepeti beban, berat men. beda juga suasanya, lebih sensitiv aku rasa. dlu bahkan hampir setiap hari aku kesana, karena menurutku waktu itu aku menemukan keluarga bau. iya BEMPM, tapi sekarang aku yang membuatnya tidak nyaman. bukan karena regenerasi tapi aku sadar aku sendirilah yang membuatku tidak nyaman disana. 

bukan pilihan yang salah jika aku lanjut untuk meneruskan perjuangan di BEM. tapi berubah menjadi salah jika akufikir2 terlalu panjang dan melihat sikapku dan tanggung jawabku yang nol besar. entah apa yang membuat ini semua terjadi. aku rasa aku akan mengklasifikasikannya sekarang.

pertama, tanggung jawab yang sekarang terlalu berat mungkin bagiku karena aku juga harus membimbing adik adik tingkatku di bem. dan tiba tiba saja aku menjadi penting di bem * hei bukankah itu yang selama ini kau inginkan lintang?? ternyata aku tidak nyaman. aku merasa dihantui oleh tugas tugas bem yang FAK itu hahaha.

kedua, kakak kakak yang hebat itu sekarang sedang egois untuk mengurus syarat kelulusan mereka. karena aku tak sehebat mereka maka aku merasa minder dan kepada siapa aku harus menyandarkan ketika semua jurusan menanyakn tentang dana padaku dan bahwa pada realitanya aku bukan lah seorang bendahara yang hebat dan tidak tahu menau tentang dana dipa atau pajak dan segala tetek bengeknya. fak banget men hahaha. ini nggak pecah kya pane bilang ini udah berantakan. hahahahah

ketiga, suasana yang berbeda karena adanya orang orang baru yang ada. yang menurut aku mereka semua manja dan ogh men plis mandiri. kayanya dulu waktu aku tingkat satu nggak segitu tergantungnya deh. maav ya adek2 aku ini hanya ungkapan hati aja :P

dan jika bukan karena debby,jarwo,ical,septika aku akan pergi dari BEM. maav teman, aku belum siap :( atas tanggung jawab ini.

0 komentar:

Post a Comment

Lintang Qirana. Powered by Blogger.

Rak Blog